Ketahui Cara Panen Kopi Arabika Yang Benar

Tanaman kopi merupakan salah satu jenis tanaman yang prospeknya menjanjikan. Kopi umumnya dapat berbuah dan dapat dipanen pada usia 25. Hingga 4 tahun tergantung dari jenis kopinya. Cara panen kopi juga berbeda tiap jenisnya.

Cara Panen Kopi Yang Benar

Kopi dapat berbuah jika sudah berumur 2.5 tahun sampai dengan 3 tahun untuk jenis kopi Robusta. Sedangkan untuk jenis kopi Arabika, diperlukan waktu 3 hingga 4 tahun hingga berbuah. Bagi Anda yang sedang ingin menjalankan bisnis perkebunan kopi, maka Anda dapat belajar dari petani kebun kopi Lampung dimana terdapat banyak petani lokal terbaik disana.

Cara panen kopi juga berbeda untuk tiap jenisnya. Cara panen kopi Arabika misalnya, Anda harus mengenali dulu karakteristik dari buah kopi Arabika. Kopi Arabika memiliki kecenderungan mudah rontok ketika buah sudah matang. Jika Anda membiarkan rontokan buah berada di atas tanah terlalu lama, maka buah tersebut akan menyerap aroma tanah sehingga rasanya kurang sedap.

Sehingga, khusus untuk jenis kopi Arabika, diperlukan perlakuan khusus ketika memetiknya. Cara panen kopi Arabika yang benar adalah dengan memetik buahnya saat sudah berwarna merah secara penuh. Menunggu buah terlalu matang akan beresiko mengakibatkan buah jatuh dan aromanya kurang sedap.

Cara Pemetikan Kopi Arabika

Untuk memetik kopi Arabika, dibutuhkan beberapa cara atau seleksi. Buah dari kopi Arabika tidak dapat dipanen secara menyeluruh. Ada 4 cara dalam memetik kopi Arabika. Yang pertama yaitu pemetikan selektif dimana hanya buah berwarna merah penuh saja yang dipetik.

Cara yang kedua yaitu setengah selektif dimana pemetikan dilakukan pada buah dalam satu dompol. Namun untuk pemetikan dengan metode setengah selektif ini buah dalam satu dompol harus berwarna merah semua.

Cara yang ketiga yaitu disebut dengan pemetikan serentak atau biasa dikenal juga dengan petik racutan. Pada petik racutan ini buah kopi dipetik habis dalam satu dompolan. Buah matang atau mentah akan dipetik secara bersamaan. Petik racutan ini umumnya dilakukan saat akhir dari musim panen. Buah berwarna merah penuh dan buah hijau akan dipetik secara bersamaan yang nantinya juga akan melalui proses sortasi kualitas.

Cara yang terakhir yaitu lelesan. Lelesan merupakan proses panen dengan memungut buah kopi Arabika yang telah rontok dan jatuh ke tanah. Biasanya buah lelesan ini merupakan buah kopi yang terlampau matang sehingga kualitasnya kurang baik.

Cara panen kopi yang benar adalah dengan mencabut buah kopi secara vertikal agar produktivitas pohon tetap terjaga. Dengan pemetikan secara vertikal maka batang pohon tidak akan rusak dan batang pohon dapat berbuah kembali. Hindari pemetikan rampas yang akan merusak batang pohon yang akan berpengaruh pada produktivitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *